MP
METAPEE / CFG
hook
metamemuat…
00

General

tampilan & perilaku browser

🔄 Auto-refresh halaman

Interval polling data di Papan, Statistik Shopee, dan Statistik — murni pengaturan sisi browser (localStorage), gak nyentuh server. Berlaku begitu Simpan, langsung ke semua halaman/tab yang lagi kebuka setelah reload.

Default 5 detik.
Default 15 detik.
Default 15 detik.
tersimpan otomatis di browser ini, gak sinkron antar device
01

Hook

langsung kepakai

Satu hook per baris, dipakai acak tiap render video. Pakai \n buat pindah baris di dalam satu hook. Simpan = langsung kepakai render berikutnya, tanpa restart daemon.

02

Meta Ads

draft paused default

Default draft lahir PAUSED — aman, gak spend tanpa keputusan lo. Nyalain Autopublish di bawah kalau mau ad langsung aktif. Kredensial cuma di .env, bukan di sini.

Kosong = default lama (Facebook doang, mobile). Centang lebih dari satu buka juga posisi desktop.
Tampil tebal di bawah video. {produk} = nama produk.
Baris kecil di bawah judul. {produk} juga jalan.
Domain yang terlihat di iklan — tujuan klik tetap link affiliate. Meta mewajibkan ini mencerminkan tujuan asli; domain karangan berisiko iklan ditolak. Kosong = tampilkan URL tujuan apa adanya.
⚠️ Ad langsung tayang & budget mulai kepakai begitu klik Iklankan. Matiin kalau mau review dulu.

📌 Aturan tetap (di-hardcode, bukan setting)

Targeting adset

  • Device: mobile only.
  • Placement: Facebook only, exclude Marketplace (posisi aktif: feed, instream_video, story, search, reels, profile_feed).

Penamaan objek

  • Campaign: [TAG1] - YYYYMMDD → mis. panciBesiNonCoating - 20260723
  • Adset: JAWABALI-TRAFIK
  • Ad: [TAG1]panciBesiNonCoating
wilayah pakai ejaan Inggris (West Java, Central Java…) · teks wajib ada {link}
03

Rules

rotasi otomatis

🔴 Rotasi (matiin iklan boncos)

Antrian rilis pakai jatah slot, iklan boncos dimatiin + diarsipin otomatis berdasar data (spend Meta × komisi Shopee). Robot cuma boleh jeda + arsip — hapus permanen tetap manual. Default off, gak ngapa-ngapain sampai dinyalain.

Mode robot: mati, cek-doang, atau beneran jeda+arsip.
Maks item hidup barengan, sekaligus maks rilis otomatis/hari.
Umur iklan (hari delivery) sebelum CPC mulai dicek.
Umur iklan sebelum komisi vs spend divonis.
CPC di atas ini kena jeda+arsip di gerbang CPC. 0 = gerbang mati.
Komisi ÷ spend minimum biar dianggap untung. 0 = gerbang mati.
Belum boleh divonis kalau spend belum tembus ini.
Belum boleh divonis kalau klik Meta belum tembus ini.

🟢 Scale-up (gandain iklan pemenang)

Item yang lolos KEDUA gerbang penuh (umur ≥ Gerbang boncos, ROAS aman) otomatis diduplikat (⧉) — dicek ulang tiap siklus sync, berhenti nambah begitu nyampe batas salinan aktif. Gak makan jatah Slot campaign di atas — nempel ke item induknya, sama kayak duplikat manual. Default off.

Mode robot: mati, cek-doang, atau beneran duplikat.
Batas salinan aktif per produk pemenang. Berhenti nambah kalau sudah tembus.
Terpisah dari Ambang ROAS boncos di atas — biasanya diset LEBIH TINGGI, biar cuma produk yang beneran cuan (bukan cuma aman) yang digandain.
interval evaluasi ikut Sync stats (tab Meta Ads)
setup marketing api · sekali, ±30 menit

Dipakai akun sendiri = tanpa App Review. Tapi app wajib mode Live — bikin creative iklan ditolak kalau app masih Development.

1. Business Manager (business.facebook.com)

  • Bikin Business portfolio kalau belum punya (gratis).
  • Business settings → Accounts → Ad accounts → Add → claim ad account sendiri (nomor di URL Ads Manager: act=XXXX).
  • Business settings → Accounts → Pages → Add → tambahin Facebook Page (iklan wajib tampil atas nama Page).

2. Bikin app + jadikan Live (developers.facebook.com)

  • My Apps → Create App → tipe Business, nama bebas.
  • Link app ke Business portfolio (pas create / Settings → Basic).
  • Dashboard app → Add product → Marketing API.
  • Settings → Basic: isi URL kebijakan privasi (domain sendiri, jangan facebook.com) + Kategori, Save.
  • Toggle Development → Live di header dashboard. Wajib — tanpa Live, creative iklan error "app dalam mode perkembangan". Tetap gak perlu App Review buat akun sendiri.

3. System User + token permanen

  • Token user biasa expire 60 hari — System User token gak expire, makanya pakai ini.
  • Business settings → Users → System users → Add, role Admin.
  • System user → Add assets: Apps (app lo, full control) + Ad accounts (manage campaigns) + Pages (manage).
  • Generate new token: pilih app, expiry Never, scope: ads_management ads_read business_management pages_manage_ads pages_read_engagement.
  • Token langsung ke .env doang — jangan dicommit, jangan dipaste ke mana-mana.

4. Isi .env + restart daemon

META_TOKEN=<token system user>
META_AD_ACCOUNT=<nomor, boleh tanpa act_>
META_PAGE_ID=<id page>

Config kebaca sekali pas start — daemon wajib di-restart habis edit .env.

5. Verifikasi

  • Reload halaman ini → indikator jadi token ✓ · ad account ✓ · page ✓.
  • Currency ad account wajib IDR (budget dihitung rupiah).
  • Tes: klik 🚀 Iklankan di 1 card Selesai → cek draft muncul di Ads Manager, status PAUSED.

Gotcha umum

  • Error requires business_management → scope token kurang, regenerate.
  • Error soal Page → Page belum di-assign ke system user (langkah 3).
  • Ad account baru kadang minta verifikasi metode pembayaran dulu sebelum boleh bikin campaign.